ADA BANYAK CARA MENINGKATKAN BOBOT BEBEK PEDAGING

 


Setiap peternak pasti ingin bebek yang diternakkan cepat besar sehingga bisa segera mendapatkan keuntungan dari bebek-bebek tersebut. Ada banyak sekali cara meningkatkan bobot bebek pedaging yang bisa dicoba dan diterapkan oleh setiap peternak bebek di Indonesia.

Banyak peternak yang memelihara bebek hibrida dan bebek peking untuk diternakkan. Tapi ada juga peternak yang memelihara bebek pedaging lokal, misalnya bebek alabio, bebek bali, bebek cihateup, bebek kalung, dan sebagainya.

Apapun jenis bebek yang diternakkan, peternak pasti ingin bebeknya hidup bahagia dan tumbuh dengan lebih cepat. Bebek yang stres dan tidak bahagia juga membuat peternak murung dan tidak bisa menikmati hasil yang diharapkan.

Yuk langsung saja kita bahas apa saja cara meningkatkan bobot bebek pedaging!

Cara Meningkatkan Bobot Bebek Pedaging Lengkap

Dalam memelihara bebek dan upaya membuat bobotnya meningkat, peranan pakan sangatlah besar. Bahkan, pakan merupakan faktor utama yang wajib diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan perkembangan setiap ekor bebek. Pakan yang diberikan harus benar-benar bernutrisi.

Ketika bebek memasuki usia starter sampai grower, kadar gizi, protein, mineral, dan vitamin yang dibutuhkan berbeda-beda. Bebek yang usianya masih anakan, misalnya, akan memerlukan pakan yang kandungan proteinnya lebih tinggi karena sedang membentuk organ dalam.

Lalu, bagaimana caranya membuat bobot bebek pedaging meningkat dengan memperhatikan pakan pada setiap fase pertumbuhan starter?

1. Mempersiapkan kandang yang nyaman untuk DOD

Ketika bebek masih dalam fase starter atau anakan, maka kandang terbaik yang perlu dipersiapkan oleh peternak adalah kandang postal. Untuk membuat kandang jenis ini, peternak bisa menggunakan bambu dan menaruh jerami atau sekam sebagai alasnya.

Ketinggian yang disarankan untuk bagian alas kandang adalah 50 cm. Dan ukuran kandang yang paling ideal adalah 2m x 2m sehingga bisa memuat sekitar 500 ekor anakan bebek. Berikan sekat sehingga kandang akan menjadi 2 bagian. Lalu berikan 4 buah lampu yang ukurannya sekitar 30 atau 40 watt.

Letakkan lampu kandang secara merata sehingga bisa menghasilkan panas yang menyebar. Tutupi kandang agar anakan bebek tidak mengalami masuk angin. Cara ini bisa membantu menaikkan berat/bobot bebek pedaging.

2. Berikan formula pakan untuk masa starter

Pada masa starter, peternak harus memberikan makanan berupa konsentrat bebek pedaging. Harganya cukup terjangkau dan akan disesuaikan dengan bobot pakan. Berikan konsentrat pada waktu bebek berusia antara 1 hari sampai 3 minggu.

Bebek memasuki usia starter hingga umur 3 minggu dan masih mengalami pertumbuhan organ dalam. Pakan yang disediakan harus mempunyai kandungan gizi yang tinggi, terutama kandungan proteinnya. Ketika memasuki umur 4 minggu, peternak bisa memberikan pakan berupa campuran konsentrat Hingga Sampai Panen agar berat badan bebek Merata

Campurkan konsentrat dengan nasi aking, bekatul, jagung kuning yang sudah digiling, maupun bahan lain yang bisa digunakan sebagai alternatif pakan. Untuk takarannya adalah 2:1 antara bekatul dengan konsentrat. Sediakan 3 kg campuran pakan untuk memberi makan 100 ekor bebek dalam 1 hari.


3. Memberikan vitamin untuk ternak Anda

Cara meningkatkan bobot bebek pedaging yang berikutnya adalah memberikan vitamin yang bisa dicampur dengan air. Vitamin bisa mulai diberikan pada minggu kedua. Tambahkan vitamin ke air minum bebek, sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan vitamin tersebut.

Vitamin akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang belum didapatkan dari pakan bebek. Dengan adanya tambahan vitamin pada air minum, bebek bisa tumbuh lebih baik dan lebih cepat pada fase starter.

Meningkatkan Bobot Bebek Pada Fase Lanjutan

Setelah memasuki fase berikutnya, yaitu grower dan finisher, peternak perlu menyediakan pakan dengan komposisi yang berbeda. Berikut ini beberapa cara untuk menambah bobot bebek yang sudah memasuki fase grower dan finisher.

1. Fase Grower

Bebek yang sudah memasuki usia 3 hingga 4 minggu membutuhkan pakan yang berbeda. Berikan pakan berupa campuran konsentrat dan bekatul dengan perbandingan 1:4. Untuk memberi makan 100 ekor bebek dalam satu hari, siapkan pakan campuran sebanyak 5 kg.

Bekatul juga bisa diganti dengan bahan pakan alternatif yang lainnya. Untuk minumannya, sediakan air minum yang sudah ditambahkan dengan campuran probiotik 50%.

2. Fase Finisher

Ketika memasuki usia panen, yaitu 4 hingga 5 minggu, siapkan komposisi pakan yang berbeda, yaitu 6:1 untuk bekatul serta konsentrat. Berikan air minum dengan campuran 25% probiotik dan 75% air. Saat akan memberi makan, lakukan pada pagi hari antara jam 6 hingga 7 pagi.

Kemudian untuk memberi makan bebek di pagi hari, lakukan antara jam 6 hingga 7 pagi. Untuk takaran air minumnya, sesuaikan dengan kemampuan ternak. Setelah dua periode, Anda akan mengetahui takaran minum yang tepat untuk bebek yang diternakkan.